Animated Cool Shiny Blue Pointer Faez blogspot: July 2012

WAKTU SOLAT

There was an error in this gadget

Thursday, July 26, 2012

Khutbah Rasullulah Menjelang Ramadhan



Bulan Ramadhan  adalah bulan yang dinanti-nantikan kehadirannya oleh ummat Islam, kerana di bulan itu  banyak peluang dan kesempatan  yang baik untuk meningkatkan  keimanan  dan  amal ibadah. Bulan Ramadhan dikenal sebagai bulan barakah  yang penuh keberkatan, bulan maghfiran  bulan keampunan, sebagai bulan ibadah kerana di dalamnya  berbagai ibadah serentak dilakukan, iaitu ibadah solat , zakat dan puasa  dan pahalanya  pula di lipat gandakan.

Rasulullah saw. Apabila menjelang kedatangan ramadhan  beliau  berkhutbah memberi motovasi  kepada para sahabat dan ummat Islam untuk  menyambut  kedatangan Ramadhan ini dengan persiapan yang rapi, dan mengisinya dengan amal ibadah  dengan penuh kesungguhan dan harapan.  Sebagaimana   dalam sebahagian  Khutbah Rasulullah Menjelang Ramadhan

Wahai manusia! Sungguh telah datang pada kamu sekalian bulan Allah dengan membawa berkah, rahmat dan maghfirah (keampunan). Bulan yang paling mulia di sisi Allah. Hari-harinya adalah hari-hari paling utama. Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama. saat demi saatnya adalah saat-saat paling utama. Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tamu Allah dan dimuliakan-Nya. Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih, tidurmu adalah ibadah, amal-amalmu diterima, dan doa-doamu dimakbulkan. 

Bermohonlah kepada Allah Rabbmu,  dengan niat yang tulus dan hati yang suci agar Allah membimbingmu untuk melakukan puasa dan membaca kitab-Nya. Celakalah orang yang tidak mendapat ampunan Allah di bulan yang agung ini. Kenanglah dengan rasa lapar dan hausmu, kelaparan dan kehausan di hari Kiamat. Bersedekahlah kepada kaum fuqara dan masakin. 
Muliakanlah orang-orang tuamu, sayangilah yang muda, eratkanlah tali persudaraanmu, jaga lidahmu, tahan pandanganmu dari apa yang tidak halal kamu memandangnya, dan pendengaranmu dari apa yang tidak halal kamu mendengarnya. 

Kasihanilah anak-anak yatim, niscaya kamu akan dikasihi manusia. Bertaubatlah kepada Allah dari dosa-dosamu. Angkatlah tangan-tanganmu untuk berdoa pada waktu solatmu karena itulah saat-saat yang paling utama ketika Allah Azza wa Jalla memandang hamba-hamba-Nya dengan penuh kasih; 

Dia menjawab kepada hanba Nya ketika mereka menyeru-Nya, Dia menyambut hamba Nya,  ketika mereka memanggil-Nya, dan Dia mengabulkan  permintaan hamba Nya, ketika mereka berdoa kepada-Nya. 

Wahai manusia! 
Sesungguhnya diri-dirimu tergadai karena amal-amalmu, maka bebaskanlah dengan istighfar. Punggung-punggungmu berat karena beban (dosa)-mu, maka ringankanlah dengan memperpanjang sujudmu. Iaitu memperbanyakan solat sunat ( diantaranya solat sunat Tarawih).

Ketahuilah! Allah ta'ala bersumpah dengan segala kebesaran-Nya bahwa Dia tidak akan mengazab orang-orang yang shalat dan sujud, dan tidak akan mengancam mereka dengan neraka pada hari manusia berdiri di hadapan Rabbul 'Alamin. ( iaitu di hari kiamat  nanti).

Wahai manusia! 
Barangsiapa di antaramu memberi makanan untuk berbuka puasa kepada orang-orang mukmin yang berpuasa di bulan ramadhan ini, maka di sisi Allah nilainya sama dengan membebaskan seorang hamba sahaya, dan ia diberi ampunan atas dosa-dosanya yang lalu. 
(Sahabat- sahabat bertanya, " Ya Rasulullah! Tidaklah kami semua mampu berbuat demikian." Rasulullah Menjawab Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya bersedekah dengan sebiji kurma. Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya   bersedekah  dengan  seteguk air. 

Wahai manusia! 
Barang siapa yang mempercantikkan akhlaknya di bulan ini ia akan berhasil melewati jambatan sirathal mustaqin,  yang  pada hari ketika itu, banyak  kaki-kaki tergelincir. 
Barangsiapa yang meringankan pekerjaan   pegawai atau pembantunya  atau  hambanya di bulan ini, Allah akan meringankan pemeriksaan-Nya di hari Kiamat. 

Barangsiapa menahan keburukkannya di bulan ini, Allah akan menahan murka-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barangsiapa memuliakan anak yatim di bulan  ini, Allah akan memuliakannya pada hari ia berjumpa dengan-nya. 

Barangsiapa menyambungkan tali persudaraan (silaturahmi) di bulan ini, Allah akan menghubungkan dia dengan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barangsiapa memutuskan kekeluargaan di bulan ini, Allah akan memutuskan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. 
Barangsiapa melakukan shalat sunat di bulan ini ( seperti solat sunat tarawikh) , Allah akan menuliskan baginya kebebasan dari api neraka. 
  
Barangsiapa memperbanyak shalawat kepadaku di bulan ini, Allah akan memberatkan timbangannya  pada hari ketika timbangan meringan. Barangsiapa pada bulan ini membaca satu ayat Al-Qur’an, ganjarannya sama seperti mengkhatam Al-Qur'an pada bulan-bulan yang lain. 

Wahai manusia! 
Sesungguhnya pintu-pintu syurga dibukakan bagimu, maka mintalah kepada Tuhanmu agar tidak akan pernah menutupkannya bagimu. Pintu-pintu neraka tertutup, maka mohonlah kepada Rabbmu untuk tidak akan pernah dibukakan bagimu. Syaitan-syaitan terbelenggu, maka mintalah agar ia tak lagi pernah menguasaimu.   Ali bin Abi Thalib r.a. berdiri dan berkata,"Ya Rasulullah! Apa amal yang paling utama  di bulan ramadhan ini? " Jawab Baginda, “Ya abal Hasan! Amal yang paling utama di bulan ini adalah menjaga diri dari apa yang diharamkan Allah."

Sidang Jumaat  yang berbahagian  begitulah  sebahagian isi khutbah  Rasulullah menjelang kedatangannya bulan suci ramadhan,  penuh dengan pengajaran, sarat dengan nasihat, mengobarkan semangat  beramal ibadah serta motifasi  supaya umatnya menggunakan  peluang dan kesempatan yang ada di bulan Ramadhan,  mari kita  rebut peluang dan kesempatan yang baik  ini,  semoga kita di beri kekuatan Iman kesehatan badan untuk  melakukannya.  Amin.

Wednesday, July 25, 2012

Sembunyikan kebaikan dilakukan

Basyr bin Al Harits berkata, “Janganlah engkau beramal agar engkau disebut-sebut, sembunyikanlah kebaikanmu sebagaimana engkau menyembunyikan keburukanmu.”

Gembira kerana dapat melakukan kebaikan jangan sampai menimbulkan rasa takbur. Kesedihan kerana melakukan dosa jangan sampai menimbulkan rasa putus asa.
Orang beriman cuba menyembunyikan kebaikan yang dilakukannya, sepertimana orang munafik cuba menyembunyikan kejahatannya.

Puasa bukan untuk menahan lapar sahaja


Ramadan al-Mubarak bulan tarbiah dan jugatazkiyatun nafsi buat manusia agar kembali kepada fitrah yang suci. Rasulullah S.A.W pernah bersabda yang bermaksud:
"Sesiapa yang berpuasa Ramadhan dengan penuh keimanan dan pengharapan akan diampunkan segala dosa-dosanya yang terdahulu." (Riwayat al-Bukhari & Muslim)
Maka kembalilah mereka ibarat bayi yang baru lahir suci daripada segala dosa.
Kita digalakkan memperbanyakkan amal ibadah dan memohon keampunan daripada Allah S.W.T serta banyakkan muhasabah diri. Sebagaimana yang telah disabdakan oleh Rasulullah S.A.W bermaksud; "Apabila tiba awal malam dalam bulan Ramadhan, diikat semua Syaitan dan jin-jin yang derhaka, ditutup semua pintu Neraka dan tidak dibuka walau satu pintu, dan dibuka pintu-pintu Syurga dan tidak ditutup walaupun satu pintu.
Penyeru pun menyeru: "Wahai orang yang mengharapkan kebaikan, terimalah! Dan wahai orang yang mengharapkan kejahatan, berhentilah! Dan (yang ikhlas) kerana Allah, akan dibebaskan daripada api Neraka dan (penyeru itu akan menyeru) pada setiap malam Ramadhan." 
(Riwayat at-Tirmizi dan Ibn Majah)
Dikatakan Ramadhan ini bulan penyucian jiwa kerana pada bulan ini setiap umat manusia beragama Islam akan sebolehnya mengubah tabiat dan perangai. Pada bulan ini setiap daripada kita sedaya upaya melakukan perubahan diri berbanding pada bulan-bulan sebelumnya.
Segala benda dan perbuatan ini hanya boleh dilakukan dengan adanya rasa keimanan dalam jiwa. Menurut penceramah bebas, Ustaz Hazlin Baharin, Ramadan itu dikatakan sebagai bulan penyucian jiwa kerana ia dapat membersihkan jiwa orang yang berpuasa daripada sebarang kerosakan dan gangguan syaitan.

Monday, July 23, 2012

Allah Maha Melihat


Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa: Kemudian Dia bersemayam di atas ´arsy Dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi dan apa yang keluar daripadanya dan apa yang turun dari langit dan apa yang naik kepada-Nya. Dan Dia bersama kamu di mama saja kamu berada. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.
[Al Hadiid 4]

Dia bisa melihat semut hitam yang berjalan di atas batu hitam di langit yang kelam.
Tak ada selembar daun pun yang jatuh ke bumi tanpa Allah melihatnya. Tidak pula daun kering atau basah kecuali Allah melihatnya.

Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz)
[Al Anaam 59]

Allah bisa melihat meski itu hanya sebesar dzarrah.

(Luqman berkata): Hai anakku, sesungguhnya jika ada (sesuatu perbuatan) seberat biji sawi, dan berada dalam batu atau di langit atau di dalam bumi, niscaya Allah akan mendatangkannya (membalasinya). Sesungguhnya Allah Maha Halus lagi Maha Mengetahui.

Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang ghaib di langit dan bumi. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.
[Al Hujuraat 18]

Saturday, July 21, 2012

Zikir Ramadhan


Di dalam sebuah hadits diriwayatkan oleh Sayyidina Salman رضي الله عنه, 4 perkara yang dianjurkan untuk diamalkan di dalam bulan Ramadhan:

Ertinya: Dan perbanyaklah padanya daripada empat hal (perkara), yang dua hal adalah keredhaan Tuhanmu dan yang dua lainnya adalah tiada kemampuan kalian mendapatkannya (Allah yang memiliki). Dua hal yang pertama adalah syahadat bahwa tiada Tuhan selain Allah (لا اله إلا الله), dan yang kedua adalah kalian beristighfar kepadaNya. Dan dua hal yang bukan milik kalian adalah mintalah syurga dan berlindunglah padaNya daripada api neraka. 

(Hadits riwayat Ibn Khuzaimah didalam Shahihnya; al-Baihaqi didalam Syu’abul Iman dan Fadhail al-Auqaat; Ibn Abi Dunya di dalam kitab Fadhail Syahr Ramadhan;Ibn Syahin di dalam kitab Fadhail Syahr Ramadhan, Ibn Hibban;al-Hafidz Ibn Hajar al-Asqalani di dalam al-Mathalibul ‘Aliyah, kitab puasa, bab kelebihan bulan Ramadhan. Matan hadits yang lengkap boleh dibaca disini)

Maka para ulama menyimpulkannya dengan doa dan zikir yang elok dibaca oleh mereka yang berpuasa terutamanya menjelang waktu berbuka puasa, dan boleh juga setiap kali selepas sholat waktu ataupun bila-bila masa yang disukai~

Friday, July 20, 2012

Fadhilat Bulan Ramadhan


” Wahai orang-orang yang beriman, telah wajib ke atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan ke atas umat-umat yang sebelum kamu, semuga kamu menjadi orang yang bertakwa.”
( Surah Al Baqarah, ayat 183 )

Ditegaskan oleh Rasulullah SAW melalui sabdanya yang diriwayatkan oleh Ahmad, An- Nasa’i dan Al Baihaqi dari Abu Hurairah, yang bermaksud:
“Sesungguhnya telah datang kepada kamu bulan Ramadhan bulan yang penuh berkat. Allah telah fardhukan ke atas kamu berpuasa padanya. Sepanjang bulan Ramadhan itu dibuka segala pintu Syurga dan ditutup segala pintu neraka serta dibelenggu segala syaitan~”
 

Thursday, July 19, 2012

Apabila Ramadhan datang kembali


Rasulullah s.a.w. ada menyoal Iblis tentang puasa di bulan Ramadhan, jawab Iblis,


       "Ya Rasulullah! Inilah satu bencana yg amat besar bagiku.Bila tibanya bulan ini akan bersinarlah cahaya di Arasy serta Kursi dan semua malaikat bersukaria.Bagi mereka yg berpuasa akan mendapat kurnia yg besar dari ALLAH.Dosa mereka akan diampuni dan digantikan dengan pahala kebajikan serta tidak akan ditulis kesalahan mereka selama berpuasa."
      
       "Yang lebih menyakitkan hatiku ialah semua isi langit dan bumi serta semua makhluk yg bernyawa sentiasa mendoakan mereka siang dan malam memohon keampunan.Bagi mereka yg berpuasa juga akan dimerdekakan oleh ALLAH setiap hari dari Ramadhan dengan seribu kemerdekaan dari azab neraka serta semua pintu neraka akan ditutup dan dibukakan semua pintu syurga.Pada hari bermulanya umatmu berpuasa,datanglah para malikat kepadaku dengan garangnya lalu menangkap aku bersama dengan bala tentera aku yg terdiri dari jin,syaitan dan ifrit." 


      "Dipasangkan pada kaki dan tangan kami dengan rantai besi panas lalu dimasukkan kami ke dalam perut bumi yg paling bawah sekali.Disini kami mendapat berbagai azab siksaan dan terpaksa menunggu sehingga umatmu selesai mengerjakan puasa.Selepas itu barulah kami dibebaskan ini supaya umatmu merasa kesenangan dalam mengerjakan ibadat puasa." Begitulah cerita Iblis kepada Rasulullah,amatlah ruginya kita jika tidak mengambil kesempatan ini dikala semua bangsa jin dan syaitan telah dirantai oleh ALLAH S.W.T.

Tuesday, July 17, 2012

Ketibaan Ramadhan


10 Langkah menyambut Ramadhan

1. Berdoalah agar Allah swt. memberikan kesempatan kepada kita untuk bertemu dengan bulan Ramadan dalam keadaan sehat wal afiat. Dengan keadaan sehat, kita bisa melaksanakan ibadah secara maksimal di bulan itu, baik puasa, shalat, tilawah, dan dzikir. Dari Anas bin Malik r.a. berkata, bahwa Rasulullah saw. apabila masuk bulan Rajab selalu berdoa, ”Allahuma bariklana fii rajab wa sya’ban, wa balighna ramadan.” Artinya, ya Allah, berkahilah kami pada bulan Rajab dan Sya’ban; dan sampaikan kami ke bulan Ramadan. (HR. Ahmad dan Tabrani)
Para salafush-shalih selalu memohon kepada Allah agar diberikan karunia bulan Ramadan; dan berdoa agar Allah menerima amal mereka. Bila telah masuk awal Ramadhan, mereka berdoa kepada Allah, ”Allahu akbar, allahuma ahillahu alaina bil amni wal iman was salamah wal islam wat taufik lima tuhibbuhu wa tardha.” Artinya, ya Allah, karuniakan kepada kami pada bulan ini keamanan, keimanan, keselamatan, dan keislaman; dan berikan kepada kami taufik agar mampu melakukan amalan yang engkau cintai dan ridhai.
2. Bersyukurlah dan puji Allah atas karunia Ramadan yang kembali diberikan kepada kita. Al-Imam Nawawi dalam kitab Adzkar-nya berkata, ”Dianjurkan bagi setiap orang yang mendapatkan kebaikan dan diangkat dari dirinya keburukan untuk bersujud kepada Allah sebagai tanda syukur; dan memuji Allah dengan pujian yang sesuai dengan keagungannya.” Dan di antara nikmat terbesar yang diberikan Allah kepada seorang hamba adalah ketika dia diberikan kemampuan untuk melakukan ibadah dan ketaatan. Maka, ketika Ramadan telah tiba dan kita dalam kondisi sehat wal afiat, kita harus bersyukur dengan memuji Allah sebagai bentuk syukur.
3. Bergembiralah dengan kedatangan bulan Ramadan. Rasulullah saw. selalu memberikan kabar gembira kepada para shahabat setiap kali datang bulan Ramadan, “Telah datang kepada kalian bulan Ramadan, bulan yang penuh berkah. Allah telah mewajibkan kepada kalian untuk berpuasa. Pada bulan itu Allah membuka pintu-pintu surga dan menutup pintu-pintu neraka.” (HR. Ahmad).
Salafush-shalih sangat memperhatikan bulan Ramadan. Mereka sangat gembira dengan kedatangannya. Tidak ada kegembiraan yang paling besar selain kedatangan bulan Ramadan karena bulan itu bulan penuh kebaikan dan turunnya rahmat.
4. Rancanglah agenda kegiatan untuk mendapatkan manfaat sebesar mungkin dari bulan Ramadan. Ramadhan sangat singkat. Karena itu, isi setiap detiknya dengan amalan yang berharga, yang bisa membersihkan diri, dan mendekatkan diri kepada Allah.
5. Bertekadlah mengisi waktu-waktu Ramadan dengan ketaatan. Barangsiapa jujur kepada Allah, maka Allah akan membantunya dalam melaksanakan agenda-agendanya dan memudahnya melaksanakan aktifitas-aktifitas kebaikan. “Tetapi jikalau mereka benar terhadap Allah, niscaya yang demikian itu lebih baik bagi mereka.” [Q.S. Muhamad (47): 21]
6. Pelajarilah hukum-hukum semua amalan ibadah di bulan Ramadan. Wajib bagi setiap mukmin beribadah dengan dilandasi ilmu. Kita wajib mengetahui ilmu dan hukum berpuasa sebelum Ramadan datang agar puasa kita benar dan diterima oleh Allah. “Tanyakanlah kepada orang-orang yang berilmu, jika kamu tiada mengetahui,” begitu kata Allah di Al-Qur’an surah Al-Anbiyaa’ ayat 7.
7. Sambut Ramadan dengan tekad meninggalkan dosa dan kebiasaan buruk. Bertaubatlah secara benar dari segala dosa dan kesalahan. Ramadan adalah bulan taubat. “Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman, supaya kamu beruntung.” [Q.S. An-Nur (24): 31]
8. Siapkan jiwa dan ruhiyah kita dengan bacaan yang mendukung proses tadzkiyatun-nafs. Hadiri majelis ilmu yang membahas tentang keutamaan, hukum, dan hikmah puasa. Sehingga secara mental kita siap untuk melaksanakan ketaatan pada bulan Ramadan.
9. Siapkan diri untuk berdakwah di bulan Ramadhan dengan:
· buat catatan kecil untuk kultum tarawih serta ba’da sholat subuh dan zhuhur.
· membagikan buku saku atau selebaran yang berisi nasihat dan keutamaan puasa.
10. Sambutlah Ramadan dengan membuka lembaran baru yang bersih. Kepada Allah, dengan taubatan nashuha. Kepada Rasulullah saw., dengan melanjutkan risalah dakwahnya dan menjalankan sunnah-sunnahnya. Kepada orang tua, istri-anak, dan karib kerabat, dengan mempererat hubungan silaturrahmi. Kepada masyarakat, dengan menjadi orang yang paling bermanfaat bagi mereka. Sebab, manusia yang paling baik adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.

Friday, July 13, 2012

Menyayangngi Haiwan


Diceritakan pada suatu kisah, Nabi Muhammad SAW memiliki seekor kucing yang diberi nama Mueeza. Di suatu saat, semasa baginda hendak mengambil jubahnya, di temuinya Mueeza sedang tidur diatas jubahnya. Untuk tidak mengganggu haiwan kesayangannya itu, baginda pun menolak perlahan-lahan tangan Mueeza dari jubahnya. Ketika baginda kembali ke rumah, Muezza terbangun dan menunduk kepada baginda. Sebagai balasan, nabi menyatakan kasih sayangnya dengan mengulas secara lembut ke badan Mueeza.


Setiap kali baginda menerima tetamu di rumah, baginda selalu memangku Mueeza Di pahanya. Salah satu sifat Mueeza yang baginda suka ialah, ia selalu mengiau ketika mendengar azan seolah-olah menyahut suara azan. Baginda juga berpesan kepada para sahabat agar menyayangi kucing peliharaan seperti menyanyangi keluarga sendiri.
Hukuman bagi mereka yang menyakiti haiwan ini adalah sangat berat.Di dalam sebuah hadis shahih Al bukhori, dikisahkan tentang seorang wanita yang tidak pernah memberi makan kepada kucingnya dan tidak pula melepaskan kucingnya untuk mencari makan sendiri. Justeru, Nabi Muhammad SAW pun menjelaskan bahawa hukuman bagi wanita ini adalah seksa api neraka. ( Bagaimana pula kepada mereka yang membunuh kucing ? Sudah terang lagi bersuluh )


Baginda menekankan di beberapa hadis bahawa kucing itu tidak najis bahkan diperbolehkan untuk berwudhu' menggunakan air bekas minuman kucing kerana dianggap suci.
Kenapa Rasulullah SAW yang tidak boleh membaca berani mengatakan bahwa kucing suci, tidak najis?


Lalu, bagaimana Nabi mengetahui kalau pada badan kucing tidak terdapat najis?


Keistimewaan Kucing:
Kucing begitu manja dengan tuannya berbagai terlatahnya bagai kanak-kanak kecil bermain melompat bersembunyi lihat sahaja telatah gambar di sebelah akal nakal kan..hehehe...mata merenung tajam namun pada sudut hatinya mahu di berikan perhatian....
Pada kulit kucing terdapat otot yang berfungsi untuk mencegah unsur-unsur bakteria.
Otot kucing itu juga dapat menyesuaikan dirinya dengan sentuhan otot manusia.
Permukaan lidah kucing ditutupi dengan pelbagai ketulan kecil,
ketulan ini mempunyai permukaan yang tidak rata seperti kikir atau gergaji.
Ia sangat berguna untuk membersihkan kulitnya dari segala kotoran. 
Selain itu, cuba anda perhatikan ketika ia minum, tidak ada setitis air pun yang jatuh daripada lidahnya. Ia juga merupakan alat pembersih dimana permukaannya yang kasar boleh membuang bulu-bulu mati dan membersihkan bulu-bulu yang tersisa di badannya.

Wednesday, July 11, 2012

Memohon keampunan


Anas RA berkata,
Aku telah mendengar Rasulullah SAW bersabda, ' Allah telah berfirman, " Hai anak Adam, selama kamu berdoa dan berharap pada-Ku dan tidak Aku hiraukan bagimu semua yang terjadi padamu dan tidak Aku hiraukan berapa banyaknya. Hai anak Adam, andaikan dosamu telah mencapai langit kemudian minta ampun pada-Ku, Aku ampunkan bagimu. Hai anak Adam, andaikan kamu menghadap pada-Ku dengan wadah di bumi penuh dosa tetapi kamu tidak mempersendakan Aku dengan sesuatu apa pun nescaya Aku isi semua wadah itu dengan pengampunan."' 
(Riwayat Attirmidzi)

Saturday, July 7, 2012

Sifat sabar


Salah satu ciri orang-orang beriman ialah orang-orang yang saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran. Syukur dan sabar merupakan sarana meningkatkan kualiti diri agar lebih berharga dalam pandangan Allah.

Setiap hari kita selalu dituntun oleh keinginan. Kalau tidak sabar, keinginan inilah yang akan menjerumuskan kita. Luruskan niat ketika datangnya keinginan. Kita dikurniakan oleh Allah keinginan. Keinginan itulah yang menuntun sikap. Kalau tidak sabar, kita kehilangan niat. Padahal niat adalah kunci agar amal diterima.

Berhati-hatilah, nafsu akan membutakan kita dari kebenaran. Kita harus sabar untuk bertanya, benarkah niat saya ini? Betulkah tujuan saya? Mintalah petunjuk kepada Allah. Kegagalan itu adalah ketika kita tidak sabar menghadapi sesuatu hal yang tidak sesuai dengan keinginan kita.

Jalan menuju ke syurga

Syurga ialah tempat kenikmatan dan kebahagiaan di akhirat yang dikurniakan kepada hamba-hamba Allah yang beramal soleh. Neraka pula tempat azab keseksaan disediakan untuk mereka yang beramal tholeh (kejahatan).

Untuk melayakkan diri ke syurga, seseorang itu mestilah menempuh banyak ujian seperti melaksanakan suruhan Allah dan rasul serta menjauhi laranganNya. Kesemua ini memerlukan semangat dan kekuatan yang bermula dari keimanan kepada Allah. Sudah tentu untuk mengerjakan solat, puasa, haji dan amal kebajikan lain amat payah kecuali bagi mereka yang beriman. Sebab itulah Nabi mengatakan jalan ke syurga penuh dengan kesusahan.

Friday, July 6, 2012

Persediaan Menyambut Ramadhan


Diriwayatkan dari Ibn Umar ra bahawa baginda rasulullah salallahualaihiwasalam pernah bersabda : “Terbinanya Islam itu di atas lima perkara iaitu bersyahadah bahawa tiada tuhan yang berhak disembah selain Allah dan Muhammad itu sebagai rasulullah dan mendirikan solat serta mengeluarkan zakat dan menunaikan haji serta puasa di bulan ramadhan” (hadith sahih riwayat Bukhari no. 8 dan Muslim no. 16).

Bahkan bulan yang mulia ini juga diberi penghormatan oleh Allah swt dengan membersihkannya dari kewujudan dan kekotoran syaitan dan dosa seperti yang terdapat dalam hadith riwayat Abu Hurairah ra dari rasulullah yang bersabda : “Apabila tibanya bulan ramadhan maka dibukakan pintu-pintu syurga dan ditutup pintu-pintu neraka serta dibelenggu para syaitan” (hadith sahih riwayat Bukhari no. 1899 dan Muslim no. 1079).

Juga baginda bersabda : “Barangsiapa yang berpuasa di bulan ramadhan dengan penuh keimanan dan berjaga-jaga serta keikhlasan maka diampunkan segala dosanya yang terdahulu” (hadith sahih riwayat Bukhari no. 38 dan Ibn Majah no. 1641).

Pesanan dari Hadith


Mengikut para ulama, syaitan akan menguasai tubuh badan manusia melalui sepuluh pintu:

1. Melalui sifat bohong dan angkuh

2. Melalui sifat bakhil dan kedekut

3. Melalui sifat takbur dan bongkak

4. Sifat khianat

5. Sifat tidak suka menerima ilmu dan nasihat

6. Melalui sifat hasad

7. Melalui sifat suka meremehkan orang lain

8. Melalui sifat ujub atau bangga diri

9. Melalui sifat suka berangan-angan

10. Melalui sifat buruk sangka